Bojonegoro – Aktifitas penambangan pasir di wilayah kecamatan Baureno kabupaten Bojonegoro masih berjalan dan aman- aman saja, meski usaha yang dilakukan tersebut sempat membuat warga geram, dikarenakan dampak penambangan pasir di Bengawan solo yang terus menerus bisa mengakibatkan longsor.
Seperti di Desa Kalisari Kecamatan Baureno, aktifitas penambangan pasir masih bebas beroperasi dan terkesan aman- aman saja, meski usaha yang dijalankan ini diduga tanpa adanya ijin dan sempat ditegur warga,namun ini tidak menjadikan pihak pengusaha jera.
Chotibul Umam Kepala Desa Kalisari saat dikonfirmasi wartawan ini soal aktifitas penambangan pasir diwilayahnya tidak tahu soal adanya aktifitas penambangan pasir yang saat ini berjalan, Saya tidak tahu terkait itu, Pada (28/1/23)” ujarnya.
Telusur wartawan ini ke lokasi, beberapa pekerja pengangkut pasir saat ditemui memberikan informasi bahwa yang memiliki usaha tambang pasir disini Fatkur.
Tak berhenti disitu , pewarta ini mencoba komunikasi dengan pemilik tambang pasir yakni fatkur , dirinya mengiyakan kalau tambang pasir adalah milknya, ya mas itu saya yang aktifitas ,saya orangnya dak ribet Monggo enaknya gimana” singkatnya.(red).












