BOJONEGORO-Baru sebentar saja, jalan aspal Desa Tengger Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro sudah ambyar, pekerjaan jalan yang baru saja selesai tersebut menuai sorotan masyarakat setempat.
Pekerjaan jalan yang didanai dari bantuan keuangan kusus desa (BKKD) tahun 2023 ini membuat sejumlah pihak berpendapat, seperti salah satu masyarakat setempat yang tidak mau disebut namanya saat ditemui di lapangan, Pada (8/8/23).
Dirinya menyayangkan pekerjaan jalan aspal yang diduga dikerjakan asal – asalan, saat melaksanakan pekerjaan kami sebagai masyarakat melihat pasti akan tidak kuat dan bertahan lama jalan aspal yang dibangun pihak Desa, karena saat melakukan tahap awal hingga pengaspalan semua ada dugaan tidak sesuai dengan teknis yang ada, mulai ketebalan pondasi bawah hingga pergelaran aspal semua hampir tidak sesuai, maka dampaknya seperti ini, jalan aspal baru saja selesai sudah retak ” tuturnya.
Warga berharap ada pengawasan yang serius soal penyerapan anggaran dan laporan pertanggung jawaban yang sesuai, karena ini menyangkut keuangan Pemerintah Desa ” jelasnya.
Dengan adanya kerusakan jalan poros yang dibangun teknis aspal tersebut,sesuai keinginan warga meminta agar untuk segera dibenahi dan dibongkar agar masyarakat bisa menikmati akses penghubung desa ini ” tambahnya.
Menanggapi ihwal rusaknya jalan aspal didesanya, Kepala Desa Tengger saat dikonfirmasi masih belum ada respon meski terlihat tanda baca di akun WA pribadinya.(Red).












