Pungutan Berkedok Sumbangan di Lingkup SMP 1 Bubulan Diakui Kepala Sekolah

admin
IMG 20230727 WA0038

BOJONEGORO- Ramainya soal dugaan pungutan liar yang berkedok sumbangan yang dilakukan pihak komite dan pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP) 1 Bubulan Kabupaten Bojonegoro diakui pihak Kepala Sekolah.

Pengakuan dari Siti Nuryani Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri Bubulan 1 tersebut menuai polemik di beberapa wali murid, pungutan yang dibalut kesepakatan bersama tersebut dilakukan sejak lama dan hingga saat ini tidak realisasi sesuai apa yang disampaikan pada wali murid.

Namun, pada awal tahun pembelajaran saat ini, pihak sekolah bersama pengurus komite yang baru dibentuk akan membuat kebijakan kembali soal sumbangan dan lagi- lagi ini sangat memberatkan pihak wali murid.

Siti Nuryani Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri Bubulan 1 saat ditemui dikantornya mengatakan, kalau sumbangan ini sifatnya tidak memaksa dan kami bersama pihak komite akan segera merealisasikan pembangunan pos satpam dan taman sekolah. Kami tidak memaksa dan wali murid tidak semua kami bebani uang ada juga yang membantu tenaga mas” kilahnya.

WN salah satu wali murid kepada media ini mengatakan, pungutan dengan modus sumbangan yang dilakukan pihak komite dan sekolah ini sangat tidak relevan, karena pada tahun 2021 saja belum jelas digunakan untuk apa saja, saat itu ngomongnya untuk pembangunan pos satpam dan taman, tapi hingga saat ini belum juga direalisasikan, saat ini kok mau narik sumbangan lagi ” keluhannya, Pada (31/7/23).

Pungutan dipatok per wali murid Rp 700 ribu, ini sama halnya ada bisnis dilingkungan sekolah, lebih – lebih uang tersebut juga dibawa bendahara sekolah dengan dalih komite jarang di sekolahan” tambahnya.

Menanggapi dugaan pungutan di lingkup SMP 1 Bubulan, Nursujito Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro saat dihubungi belum ada respon meski di akun WA pribadinya terlihat centang dua.(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *