Ragam  

Warga Desa Jono- Temayang Tasyakuran Sedekah Bumi Hasil Hutan

admin
IMG 20230701

BOJONEGORO – Bermacam cara untuk mewujudkan rasa Syukur atas nikmat yang di berikan oleh Tuhan Yang Maha Esa terhadap umatnya ,Seperti Warga Desa Jono Kecamatan Temayang saat ini mengadakan Tasyakuran Sedekah Bumi hasil hutan.Kegiatan ini di gelar di lahan Perhutani yang berlokasi pada petak 132 KRPH Sampang BKPH Dander KPH Bojonegoro, Pada (01/7/23)

Dalam acara tersebut Mariyanto Spd .MM yang juga tokoh Masyarakat dan Juga pegiat Perhutanan Sosial menyampaikan, bahwa tujuan Pemerintah untuk turut serta mensejahterakan masyarakatnya di pinggiran hutan melalui program perhutanan sosial yang sudah tertuang lewat program KHDPK .

Namun dalam program tersebut ketentuan dan peraturan tetap berlaku , salah satunya adalah menjadi wajib pajak dan menjaga kelestarian hutan . Jadi program ini harus Kita ikuti dan jemput supaya kelak lahan yang sudah kita kerjakan selama ini tidak di ambil oleh orang lain .” harapnya .

Dalam hal yang sama Eka Supriadi SH . Pendamping Perhutan Sosial bahwa sesuai SK 287 KLHK , KHDPK bisa di manfaatkan Masyarakat selama 35 tahun dan bisa di perpanjang asal memenuhi ketentuan yang ada . Yang dahulu pengelolaannya bersama Perhutani dan Pemerintah , KHDPK kerjasamanya antara Kelompok Tani Hutan dengan pemerintah langsung . Namun aset di dalam kawasan yang ada masih milik Perhutani dan wajib hukumnya untuk ikut menjaga dan merawatnya sampai daur ulang .

Saya berharap Warga desa Jono , harus antusias menyambut program ini dengan mendukung KTH menyusun rencana program kerja dan persyaratan pemberkasan ” tegasnya .

Yanto tokoh Muda yang giat dalam ” babakan ” Kehutanan menyampaikan bahwa selama ini masyarakat sudah sejahtera dari hasil hutan , namun lebih sejahtera lagi apabila hutannya ini menjadi Lestari .

Karena anak Cucu Kita nanti jangan hanya mendengar cerita tentang hutan tanpa melihatnya sendiri .maka dengan KHDPK kedepan hutan akan terwujud kembali dengan di kelola oleh Masyarakat langsung serta sumber mata air akan tetap langgeng dan ekosistem tetap terjaga dengan baik ” tuturnya.

Perwakilan KPH Bojonegoro yang hadir , Susiawan mengajak warga pesanggem di musim kemarau ini untuk tidak sembarangan membakar limbah dalam kawasan .

Karena banyak limbah pertanian yang kering dan mudah terbakar dan disitu pula masih banyak tanaman muda yang rentan mati karena terbakar .jadi saya berharap untuk berhati – hati jika membakar limbah pertanian dan di awasi serta di jaga ” imbuhnya.

Hadir dalam acara tersebut seluruh KTH Jono , para pesanggem , perwakilan Pemdes Jono , pendamping peternakan dan pertanian , pengurus LMDH Jati Makmur dan pegiat Perhutanan Sosial . ( ag / red ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *