Bojonegoro- Minimnya pengawasan dalam melaksanakan pembangunan masih terlihat di beberapa titik lokasi pekerjaan di wilayah kabupaten Bojonegoro, hal ini terbukti para pemenang lelang dalam melaksanakan pekerjaan yang menyerap APBD Kabupaten Bojonegoro masih belum sepenuhnya menggunakan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Kegiatan Konstruksi merupakan unsur penting dalam pembangunan. Dalam melaksanakan Kegiatan konstruksi menimbulkan berbagai dampak yang tidak diinginkan antara lain yang menyangkut aspek keselamatan kerja dan lingkungan. Untuk itu Kegiatan konstruksi harus dikelola dengan memperhatikan standar dan ketentuan K3 yang berlaku.
Seperti halnya, pembangunan rigid beton di jalan poros Plesungan – Semanding turut Desa Bakalan Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro yang saat ini berlangsung, pihak pelaksana masih minim menerapkan rambu- rambu yang mengakibatkan kecelakaan pada pengguna jalan.
Kecelakaan tunggal di lokasi pekerjaan jalan rigid beton tersebut menimpa Moch. Muslih Abdurrahman warga desa Kumpulrejo Kecamatan Kapas.
Muslih panggilannya menceritakan bahwa pada saat dirinya mengendarai sepeda motor pada hari Kamis 29/6/23 lalu pukul 20.30 WIB dari arah selatan menuju utara, sesampainya di lokasi pekerjaan ada gundukan matreal yang saat itu tidak di pasang rambu- rambu oleh pelaksana, sekita saya terjatuh dan mengalami pendarahan di kepala ” Ucapnya.
Minimnya rambu dan penerangan lampu jalan juga redup saat itu membuat gundukan matreal proyek tidak kelihatan dan mengakibatkan kecelakaan ” tambahnya.
Witono Kepala Desa Kumpulrejo saat dikonfirmasi membenarkan adanya warganya yang mengalami kecelakaan tunggal akibat minimnya rambu pada proyek jalan, kami menyayangkan atas kejadian ini karena lalainya pihak pelaksana proyek ” tuturnya.
Witono menambahkan, kejadian ini sudah dilaporkan oleh keluarga korban pada pihak Polsek Kapas agar kejadian ini tidak ada timbul korban lainnya dan pihak pelaksana proyek ada upaya untuk memberikan rambu dan memperhatikan keselamatan pengguna jalan.
Saat ini korban masih merasakan sakitnya di bagian Kepala meski sempat dirawat di Puskesmas terdekat ” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek belum diketahui secara pasti, CV mana yang mengerjakan jalan rigid beton di jalan poros Plesungan- Semanding kecamatan Kapas tersebut. (Red).












