BOJONEGORO – Puluhan Warga Pinggiran hutan perwakilan empat Kabupaten Bojonegoro, Lamongan, Tuban dan Gresik geruduk kantor Dinas Kehutanan di jalan Juanda Surabaya pada , ( 21 / 04 / 2026 ).
Aksi penggerudukan di Kantor Dinas Kehutanan tersebut di lakukan atas ketidak Puasan terhadap Dinas Kehutanan yang memberikan perpanjangan Kontrak kepada PT WDM sebagai pengelola perkebunan Tebu yang ada di masing – masing Wilayah tersebut
Sesuai regulasi yang ada kontrak Penanaman tebu akan habis pada tahun 2027 menurut batas kontrak yang telah di sepakati.
Kedatangan rombongan perwakilan Warga pinggiran hutan di temui langsung oleh ketua Bidang Planologi Dyah Wardianti bersama staff lainnya di Aulla Dinas Kehutanan .
Dalam diskusi yang panjang dan alot , ketua koordinator Eka Supriadi , membeberkan bahwa selama ini masih banyak persoalan yang belum terselesaikan oleh PT WDM termasuk pembayaran PNBP , sharring Keamanan serta pembangunan kawasan .
Beberapa kewajibannya saja belum terselesaikan kok mau kontrak lagi , sebenarnya maunya apa” tegasnya.
Kasihan Warga pinggiran hutan yang menjadi korban dari kegiatan Mereka” tandasnya.
Masih menurut Eka , bahwa selama ini Masyarakat pinggiran hutan hanya menjadi penonton dan hanya menganggur karena lahan yang dulunya menjadi mata pencahariaannya telah di serobot.
Kasihan rakyat kecil yang serba kekurangan , dulu bisa bercocok tananam untuk menyambung hidupnya dan kini menjadi menderita dan menganggur ” tuturnya.
Sementara Agung MD , Wakil ketua ASMAPTAN ( Asosiasi Pemanfaat Hutan ) yang ikut mendampingi para Petani Hutan , kepada Media ini menuturkan , Dinas Kehutanan harus turun langsung kelapangan untuk melihat kondisi yang Riil saat ini . Banyak lahan yang telah di Kontrak oleh PT WDM yang terbengkelai dan tidak di tanami apa – apa .
Daripada lahan di biarkan kosong lebih baik di serahkan dan di kelola oleh warga” timpalnya .
Harapan dari perwakilan Warga yang telah jauh – jauh ke Surabaya adalah Untuk memperjuangkan hidupnya yang dibawah garis sejahtera , makanya sampai nekat untuk memperjuangkan hak hidupnya menuju hidup yang layak.
Jika dalam hal ini tidak bisa terselesaikan Kami bersama Warga pinggiran hutan tak akan segan untuk ngluruk ke Jakarta untuk minta keadilan kepada Kementrian terkait ” ungkapnya.
Sementara Amin Thohari Wakil Rakyat di DPRD Bojonegoro Komisi D , juga memfasilitasi persoalan yang di hadapi oleh Rakyatnya . ” ya Kami mendukung sepenuhnya perjuangan rakyat kecil untuk memperjuangkan hak – haknya untuk hidup layak.
Wakil Rakyat Bojonegoro yang juga mantan Aktifis kehutanan ini sangat bersemangat untuk membela Rakyat dengan tidak punya niatan untuk menghalangi program ketahanan pangan dari Pemerintah .
Kami dukung Mereka dan ikut pula berjuang , meski sampai Jakarta untuk mendapatkan dan mengembalikan lahan garapan Mereka yang dulu pernah di kerjakan demi mempertahankan hidupnya ” ucap Amin.
Mendengar beberapa aduan dan keluhan dari beberapa Warga pinggiran hutan dan pendamping juga Koordinator , Dinas Kehutanan Surabaya Ibu Dyah yang mewakili , akan memberikan dan memfasilitasi untuk di adakan pertemuan dan musyawarah dengan pihak PT WDM sebagai pengelola perkebunan Tebu .
Kami akan secepatnya berkoordinasi dengan pihak PT WDM dan secepatnya pula menyelesaikan persoalan ini serta mempertemukan langsung dengan perwakilan yang saat ini hadir supaya tidak berlarut – larut yang mengakibatkan perselisihan antara Masyarakat dan PT WDM ” tegas Amin . ( ag / red ).












