BOJONEGORO,- Dapat Kucuran bantuan keuangan kusus (BKK) tahun 2025 senilai RP 1.4 milyar, Pemerintah Desa Brangkal Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro akan menyulap jalan poros desa yang semula paving menjadi rabat beton. Degan konsep betonisasi tersebut dimungkinkan jalan akan lebih kuat dan tahan lama serta akses mobilisasi masyarakat lebih nyaman.
Saat ini , proses pelaksanaan pembangunan sudah mencapai 50 %, itu artinya, masyarakat Desa Brangkal bakal menikmati jalan yang halus dan meningkatkan roda ekonomi masyarakat yang lebih baik.
Dalam proses pelaksanaan kegiatan pembangunan infrastruktur jalan beton program BKK, Pemerintah Desa bersama tim pelaksana kegiatan (Timlak) terus melakukan evaluasi bersama pihak Kecamatan dan Dinas PU Bina Marga, hal ini agar pada setiap proses kegiatan pembangunan jalan beton di Desa Brangkal bisa dipertanggung jawabkan secara berkala dan menyeluruh.

Saat Proses Pembesian sesuai Juknis
Bahkan, mulai dari besi untuk strous dan warmes juga kita lakukan proses kordinasi dengan pihak konsultan dan diteruskan pada Inspektorat, kami berharap semua masyarakat Desa Brangkal juga bisa ikut serta dalam pengawasan melakukan proses pembangunan jalan beton program BKK ini” tutur Anif Ketua Timlak.
Dukungan dari masyarakat dalam proses pelaksanaan kegiatan pembangunan infrastruktur jalan ini yang kami harapkan. Semoga dalam proses pembangunan infrastruktur jalan beton ini bisa selesai tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya warga desa Brangkal” tambahnya.
Meski ada beberapa hal yang dianggap belum memenuhi kebutuhan, pihak Timlak Desa akan terus melakukan evaluasi dan pembenahan dalam teknik pekerjaan yang saat ini masih proses pelaksanaan ” tuturnya.
Sementara, Agus warga setempat sangat mendukung program pemerintah daerah berupa bantuan keuangan kusus (BKK), selain mempercepat pembangunan infrastruktur jalan poros desa, program ini juga sangat penting untuk mendorong ekonomi masyarakat Desa.
Pembangunan jalan beton di Desa Brangkal sangat ditunggu-tunggu masyarakat, proses pelaksanaan kegiatan juga cepat dan mengedepankan aspek transparansi pada masyarakat ” ujar Agus.(*).












