Ragam  

Drainase Tak Kunjung Dikerjakan, PT Shou fong lastindo Sisakan Dampak Pada Warga Desa Prayungan

admin
IMG 20260516 WA0008

 Lokasi Rencana Dibangun Drainase Dekat Tembok PT Shou fong Lastindo 

BOJONEGORO,- PT Shou fong lastindo di Desa Prayungan Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro rupanya belum memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Pasalnya, beberapa janji manis setiap akan melakukan pengembangan perusahaan acap kali disampaikan dan belum sepenuhnya terwujud, Sabtu (16/5/26).

Perusahaan yang memproduksi sepatu siap pakai untuk pasar ekspor tersebut masih meninggalkan pekerjaan rumah (PR) bagi sebagian masyarakat Desa Prayungan. Dari rekrutmen pekerja proyek pengembangan perusahaan hingga pelaksanaan pembangunan drainase yang berada di RT 01 hingga RT 05 juga belum direalisasikan hingga saat ini.

Menurut salah satu RT setempat, wilayah yang berdampingan dengan perusahaan sangat perlu diperhatikan dengan serius terhadap dampak lingkungan, apalagi soal drainase, yang mana, jika hujan turun, air meluber dan mengakibatkan banjir.” tuturnya.

Bangunan tembok yang berdekatan dengan pemukiman warga perlu adanya drainase, agar nantinya tidak ada lagi dampak yang ditimbulkan” tambahnya.

Sementara, Lely Yusliani Kepala Desa Prayungan saat dikonfirmasi terkait belum dibangunnya drainase yang berada dekat dengan PT Shou fong lastindo, dirinya mengungkapkan bahwa secara komitmen bersama untuk membangun drainase itu adalah tanggung jawab dari perusahaan, karena sejak awal kami sudah melakukan upaya kordinasi dengan pihak perusahaan untuk segera direalisasikan pembangunan drainase agar tidak terjadi dampak lingkungan seperti banjir.” ucapnya.

Saat itu, perwakilan PT Shoufong lastindo menyampaikan, pihak perusahaan siap untuk membangun saluran air di luar area pabrik yang menyebabkan kebanjiran ketika hujan turun. Tapi sampai dengan saat ini belum ada kejelasan ataupun realisasi dari pabrik tersebut” tukasnya.

Terpisah, Elok Human Resources Development (HRD), PT Shou fong lastindo di Desa Prayungan saat dikonfirmasi wartawan, lagi- lagi belum memberikan tanggapan serius terhadap konfirmasi yang dilakukan soal adanya banyaknya keluhan masyarakat setempat.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *