Ragam  

Menelusuri Jejak Bantuan Sapi di Desa Ngablak, Bojonegoro, Aset Kelompok Raib Tinggal Cerita

admin
IMG 20260510 WA0002

               Foto ilustrasi net 

BOJONEGORO – Menulusuri jejak bantuan Ternak sapi di Desa Ngablak Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro yang digelontorkan pada tahun 2024 lalu saat ini sudah tak berbekas satu ekor pun, Minggu (10/5/26).

Program bantuan aspirasi ternak sapi dari Partai Demokrat tahun 2024 di Desa Ngablak yang seharusnya menjadi aset komunal kelompok tani”Mapri” justru raib dan tinggal cerita.

Program ternak sapi ini sebagai langkah pemerintah untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan mandiri yang mana kedepannya bisa berkembang menjadi tonggak awal populasi ternak sapi ditingkat bawah.

Namun ironisnya bantuan ternak sapi yang berada di Desa Ngablak bukannya memberikan manfaat bagi seluruh kelompok, melainkan hanya dinikmati oleh segelintir orang yang dianggap penting dalam sebuah organisasi kelompok.

Dugaan penjualan bantuan ternak sapi tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan anggota kelompok lainnya. Sontak masyarakat kaget bukan kepalang, alih- alih kesejahteraan yang digagas bersama, justru kesejahteraan bagi dirinya semata yang dipikirkan.

Saling klaim sepihak ini menjadi tameng untuk memastikan bahwa kelompok ternak yang dinakhodai berjalan sesuai regulasi, bahkan surat kematian jadi kunci bahwa dirinya tidak merasa bersalah.

Untuk memastikan pengelolaan Kelompok Ternak di Desa Ngablak yang diduga sudah tidak ada jejak, Wartawan ini mencoba mengklarifikasi Mapri sang Ketua Kelompok justru menghindar dan tidak merespon hingga berita ini ditayangkan.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *