Foto – ilustrasi net
BOJONEGORO,- Entah alergi terhadap profesi wartawan atau memang sengaja menghindar, Kades Krondonan Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro patut dievaluasi soal kinerja keterbukaan informasi publik dan etika sebagai pejabat publik, pasalnya saat dikonfirmasi perihal adanya pembangunan tower telekomunikasi diwilayahnya Sang Kades justru berdalih salah sambung dan langsung memblokir akses WA pribadinya.
Bermula, saat wartawan ini mencoba untuk melakukan konfirmasi perihal adanya pembangunan tower telekomunikasi yang sudah berdiri di atas tanah milik warga setempat, namun ada dugaan kejanggalan soal pemberian kompensasi pada warga terdampak, dengan adanya informasi tersebut redaksi E-sorot mencoba melakukan komunikasi dengan pihak kecamatan dan disuruh langsung melakukan konfirmasi kepada pihak Pemerintah Desa.
Wiyanto, Camat Gondang saat dikonfirmasi perihal tersebut menyarankan langsung ke Pemerintah Desa karena dirinya saat itu masih belum menjabat sebagai Camat Gondang, Saat itu saya belum masuk Gondang” tuturnya,
Saat dimintai akses nomor Kades Krondonan, Camat Gondang memastikan bahwa yang saya kirim memang itu nomor Kades, tegasnya, pada (21/4/25).
Namun , seiring waktu, Parji Kepala Desa Krondonan saat dikonfirmasi wartawan justru menghindar dan berdalih salah sambung, Alih- alih menjawab konfirmasi, Parji Kepala Desa Krondonan langsung memblokir nomor milik wartawan ini.
Dari informasi yang didapat, Parji Kepala Desa Krondonan diduga sering gonta ganti nomor, entah, ini sudah menjadi kebiasaan atau memang tidak mau berinteraksi dengan masyarakat, mengingat dirinya sebagai pejabat publik yang berada di Pemerintahan Desa. Hal ini tidak selaras dengan kebijakan Bupati Bojonegoro yang mana saat ini gencar melakukan program sapa Bupati untuk memberikan ruang publik pada masyarakat Bojonegoro (*).












