Bojonegoro -Pembangunan jalan sebagai akses penghubung antar Dusun saat ini menjadi prioritas di beberapa desa, Seperti halnya Desa Bareng Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Pada Tahun Anggaran 2022.
Namun ada indikasi Markup dan kurang transparan pada penyerapan ÀPBDes, pihak Pemerintah Desa mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan aspal 1 paket kegiatan yang berada di Dusun Makul dengan volume, panjang 114 m dan lebar 3 m tebal 3 cm yang di topang mengunakan tiga aggaran dari ADD, DD dan PAD tahun 2022.
Namun pihak Pemerintah desa memasang papan informasi di lokasi perkerjaan proyek pengaspalan di dusun makul hanya dari Dana Desa senilai Rp,127.885680.00, padahal proyek pengaspalan tersebut juga ada dana lain yakni mengunakan tiga anggaran, yang seharusnya papan informasi juga menyebutkan anggaran dari ADD dan PAD , adanya papan informasi tersebut sebagai bentuk tranparansi anggaran yang di gunakan pihak Pemerintah desa.
Dari keterangan salah satu Perangkat Desa Bareng saat di Wawancarai awak media pada hari Senin, (6/3/2022) yang tidak mau di publikasikan namanya menjelaskan.” Untuk perkerjaan pengaspalan di dusun makul itu mengunakan tiga anggaran di antaranya dari Anggaran Dana Desa (ADD) senilai, Rp 195,636000 dan Dana Desa (DD) Rp 127 885680.00 dan juga ada dana dari PAD Desa juga mas, ucapnya.
” Untuk dana dari ADD ( Angaran Dana Desa ) rencananya di gunakan pembelian biscous dan dana dari DD ( Dana Desa ) dan PAD ( Pendapatan Asli Desa ) di peruntukan pengerasan dan pengaspalan, Ada satu lokasi pekerjaan tiga sumber anggran ” tambah dia.
Sementara Kasun Makul menyampaikan, untuk perkerjaan pengaspalan di dusun makul yang mengelola semua bukan saya melinkan Kasun Krajan dan bila mau lebih jelas silakan kordinasi dengan Kasun Krajan, karena semua yang menghendel mulai dari angaran dan matrial semua Kasun Krajan. saya hanya di buat formalitas aja sebagai ketua Timlak”‘Kata Kasun makul.
Mengenai perihal pekerjaan tersebut, kami mencoba konfirmasi kepada Kasun Krajan melalui saluran Wa pribadinya, namun belum ada jawaban, begitupula dengan Kepala Desa Bareng
Disisilain,Suroto Sekdes Bareng saat dikonfirmasi menjelaskan, itu bukan dari tiga anggran melainkan dua anggran yakni DD dan ADD. Untuk titik 0-114 dari DD terus dilanjut panjang 174 dari ADD” tuturnya.
(red).












