BOJONEGORO,- Soal pekerjaan jalan beton program BKK di Desa Karangdinoyo Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro yang dituding tidak sesuai dengan prosedur, informasi tersebut kuranglah benar.
Hal tersebut disampaikan oleh Tosim Kasun Nglajer yang juga menjabat sebagai Tim Pelaksana Kegiatan, bahwa apa yang disampaikan di beberapa media perlu dilakukan cek lokasi, soal besi struos yang dianggap kurang, mungkin itu foto besi struos yang memang tidak digunakan, karena yang kita pasang panjang sekitar 120 CM ” tuturnya, Pada Senin (8/12/25).
Selain itu, soal gelaran bescous yang dianggap tidak sesuai, juga kami perjelas bahwa secara keseluruhan pekerjaan padat bawah sudah mengacu pada juknis dan RAB yang ada, Pekerjaan jalan beton program BKK ini murni padat karya jadi semua pelaksanaan kegiatan melibatkan seluruh elemen masyarakat Desa Karangdinoyo” jelasnya.
Kasun Tosim menambahkan, monitoring dari pihak Kecamatan selalu intens dilakukan, secara bertahap evaluasi dan pelaporan sesuai tahapan kami lakukan agar nantinya pekerjaan jalan beton program BKK ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya warga dusun Nglajer.
Kami akan terus meningkatkan kualitas pekerjaan dan terbuka untuk semua pihak, dan kami ucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat atas keikutsertaan dalam proses pengawasan pembangunan infrastruktur jalan beton program BKK tahun 2025 di Desa Karangdinoyo ” tutupnya.(*).












