Oven Tembakau di Ngujung Temayang Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

admin
IMG 20221014 WA0033

Bojonegoro – Si Jago Merah kembali mengamuk setelah menyambar empat oven pengering tembakau milik pengusaha tembakau asal Desa Ngujung Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro, Pada  14 Oktober 2022.

Kejadian bermula saat tembakau yang di keringkan dengan pembakaran kayu di bawahnya jatuh menimpa api dan tidak di ketahui oleh pembakar , ( stoker ) langsung dengan cepat api menyambar daun kering yang lain sehingga dengan cepat gudang beserta isinya tembakau ludes terbakar. Kebakaran yang melalap Oven pengering tembakau yang terletak di RT 08 / RW 02 desa Belun Kecamatan Temayang terjadi sekitar pukul 09.00 Wib .

Kebakaran tersebut di ketahui oleh warga di sekitar Oven yang sedang bekerja di sawah meski banyak karyawan yang sedang bekerja di gudang tembakau milik Bambang , namun mereka tidak mengetahui kalau ovennya terbakar. Sontak melihat kepulan asap dari oven yang terbakar warga lari memberi tahukan kepada karyawan yang sedang bekerja di gudang tembakau itu.setelah mengetahui ovennya terbakar dengan air seadanya berusaha untuk mematikan api.

Namun sakimg besarnya api Mbah Dul 52 tahun yang juga karyawan , mendatangi petugas pemadam Kebakaran sektor Temayang dengan menaiki sepeda motor yang berjarak sekitar 1 KM dari tempat terjadinya Kebakaran.

Sukijan petugas Pemadam Kebakaran , mendapat laporan dengan di bantu 5 personelnya bergerak cepat mendatangi lokasi untuk memadamkan api. Melihat situasi api yang cukup besar Beliau minta bantuan kepada Unit Pemadam Kebakaran Kota dan Unit pemadam kebakaran Kedungadem.

Sebelum unit bantuan datang , dari unit pemadam Kebakaran Temayang ini sempat kehabisan air sehingga harus kembali lagi untuk mengisinya dan setelah itu 2 unit mobil pemadam kebakaran bantuan dari Kota dan Kedungadem baru tiba. Ada sekitar 15 orang personel pemadam kebakaran dan juga TNI Koramil Temayang serta masyarakat sekitar yang turut serta membantu proses pemadaman api. Setelah hampir satu Jam lebih api dapat di jinakkan.

Kerugian akibat kejadian ini menurut Bambang sang pemilik Oven di taksir mencapai Rp 150 Juta . Itu hanya Tembakaunya saja sekitar 35 ton dan belum material lainya yang belum dapat di hitung. Peltu Irwan Susilo Babinsa setempat membenarkan bahwa kejadian ini murni musibah dan tidak ada unsur kesengajaan , karena lalainya pemilik tidak memberi pengaman tegasnya dan beruntung lokasi kebakaran agak jauh dari rumah warga. ( Ag / red ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *