BOJONEGORO,-Minimnya informasi dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di ruas Wotan – Kayulemah, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, jadi sorotan.
Pembangunan infrastruktur tembok penahan tanah (TPT) tepatnya di Dusun Krisek, Desa Teleng, Kecamatan Sumberrejo, dalam naungan Dinas PU Bina Marga dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro tersebut tidak ditemukannya papan informasi sebagai bentuk transparansi penggunaan anggaran dan pelaksanaan kegiatan bagi masyarakat.
Selain itu, pekerja yang temui di lokasi pada Kamis (24/9/26) siang, hanya segelintir 2 orang dan tidak menggunakan K-3 sebagai bentuk keseriusan dalam penerapan keselamatan kerja.
Dalam penerapan teknis, juga ditemukan berbagai kejanggalan meliputi, lantai kerja yang diduga tidak optimal terkesan tipis serta jarak bagi besi masih jauh dari rencana anggaran biaya (RAB).
Temuan diatas, merupakan bentuk ketidakpastian kinerja pengawas dalam proses pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari APBD Kabupaten Bojonegoro.
Namun yang mengejutkan, saat pihak pelaksana proyek dikonfirmasi wartawan, bukannya memberikan informasi tentang pekerjaan, melainkan mengarahkan ke pada media online yang berada di kabupaten Bojonegoro.
Terkait TPT sampean hubungi kabar pasti mawon” jawabnya singkat.
Sementara, Konsultan Pengawas saat dikonfirmasi perihal informasi pekerjaan TPT di ruas Wotan – Kayulemah belum memberikan keterangan resmi mengingat pihaknya masih sibuk mendampingi dinas.
Sebentar pak, ini saya carikan info, Kabarnya hari ini ada kunjungan ke lapangan juga bersama pihak dinas” ucap David Selaku Konsultan Pengawas.(*).












