Mengaku Tertipu Berkedok Arisan, Emak- Emak di Bojonegoro Ini Lapor Polisi

admin
IMG 20220726

Bojonegoro – Puluhan ibu-ibu rumah tangga korban arisan datangi SPKT Polres Bojonegoro guna melaporkan pengelola arisan ,Mereka mengaku rugi dari puluhan hingga ratusan juta rupiah,Pada (26/7/2022).

Pengelola arisan yang mereka laporkan tersebut adalah YID warga Desa Wedi Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, para emak- emak terpaksa melapor ke kantor polisi, karena sudah beberapa bulan ini, YID pengelola dan penyelenggara arisan tak bisa ditemui di rumahnya, lantaran yang bersangkutan diduga pura- pura depresi.

Korban yang kebetulan dari emak- emak menyetorkan uang dengan jumlah bervariasi, mulai dari Rp 5 juta hingga ratusan juta rupiah. Korban mengaku tergiur mengikuti arisan yang dikelola YID karena selama ini berjalan semua prosesnya lancar. “Baru sejak beberapa bulan ini YID menjadi sulit ditemui dengan alasan depresi dan uang yang seharusnya dibayarkan kepada member tak kunjung diserahkan,” ujar Devi, salah satu korban arisan yang merugi hingga Rp 300 juta ini.

Devi menceritakan,kami semua tergiur, karena selain arisan murni ada lagi dengan dijanjikan bisa dapat arisan dengan cepat asalkan mau dengan cara membeli arisan dengan berbagai nominal variasi.

Untuk beli arisan sendiri bervariasi, dari nominal RP 6 juta dapat RP 8 juta dalam waktu satu bulan,sedangakan untuk nominal RP 32 juta dapatnya 50 juta dalam waktu dua bulan” celotehnya.

Devi dan ibu – ibu lainya berharap agar kasus ini segera di ungkap biar tidak ada lagi korban- korban modus arisan lainya.

Hingga berita ini dinaikkan,AKP Girindra Wardana Akbar Ramdhani Kasat Reskrim Polres Bojonegoro belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut soal laporan ibu- ibu korban arisan.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *