BOJONEGORO – Mewujudkan rasa syukur atas rezeki yang melimpah , Warga Dusun Buntalan , Desa Buntalan Kecamatan Temayang , Kabupaten Bojonegoro gelar Sedekah Bumi atau Nyadranan di Sendang Kedung Munung pada , ( 20 / 05 / 2026 ) .
Kegiatan di awali dengan arak – arakan gunungan menuju lokasi dan setelah itu baru di laksanakan kegiatan sakral berupa Do”a bersama di lanjutkan dengan kenduri .
Masyarakat Dusun Buntalan bersama perangkat desa berbaur jadi satu , menandakan tiada golongan yang terpisahkan dan kegotong royongan serta guyup rukun nampak dari situasi kebersamaan yang di tunjukkan .
Berbagai aneka makanan di bawa dari rumah untuk di makan secara bersama – sama dan di bagikan kepada setiap mereka yang hadir .
Sekertaris Desa (Sekdes) Buntalan Subodro mewakili kepala desa Buntalan menuturkan bahwa, kegiatan seperti ini sudah di laksanakan setiap tahunnya .Ini tradisi turun – temurun tinggalan dari Nenek Moyang Kita .
Adat Sedekah Bumi merupakan tinggalan sejarah Budaya Pulau Jawa yang telah tertanam pada Jiwa Masyarakat desa Buntalan yang tidak mungkin kami hilangkan” tuturnya..
Jadi dengan melestarikan Budaya Jawa , berarti Kita Ikut menjaga Leluhur Kita yang terdahulu dari gerusan zaman serta modernisasi yang kebablasan” terangnya.
Kita wajib ingat kepada para Leluhur yang telah mengawali ” babat ” tanah Buntalan ini dengan mengadakan doa bersama dengan di tandai sedekah lewat makanan yang di makan bersama – sama ” ungkapnya .
Kegiatan Sedekah Bumi kali ini di hibur dengan beksan langen Tayub siang malam dengan Dwi Waranggono Nyi Yasmi dan Nyi Tika dari Bojonegoro dengan Pramugari Ki Sudarko .( ag / red ).












