BOJONEGORO -Terhitung 300 lebih kehadiran peserta dan tamu undangan saat menghadiri pesta HUT Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB) Ke-12 yang diselenggarakan oleh Ketua PDKB M Sanawi beserta panitia dan jajaran anggotanya yang dipusatkan di kantor sekretariat PDKB Jl. Sutowijoyo turut RT.05/01 tepat dihalaman depan rumahnya Desa Lengkong, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Giat Hari Ulang Tahun PDKB yang dirangkai dengan Pengajian Umum dan Halal Bihalal ini bertemakan “Fostering Disability-Inclusive Societues For Advancing Social Progreaa” Yakni (mendorong masyarakat inklusif disabilitas untuk memajukan kemajuan sosial).
Disamping itu panitia penyelenggara juga menyodorkan sejumlah stand UMKM, pasar murah, semacam pameran dari hasil karya disabilitas juga Santunan untuk anak yatim dan disabilitas, donor darah, tes kesehatan serta penampilan elekton disabilitas.
Sesuai daftar hadir, kehadiran para perwakilan Perkumpulan Disabilitas dari luar Kabupaten Bojonegoro yang terdiri dari Kabupaten Malang hadir 7 orang, Kabupaten Kediri hadir 10 orang, Kabupaten Tuban 30 orang, Kabupaten Lamongan 22 orang, Kabupaten Bojonegoro 60 orang, belum lagi ditambah dari sejumlah ormas diantaranya ormas KWI Bojonegoro 7 orang dan KWWI Bojonegoro 12 orang.
Mewakili Bupati Bojonegoro, yaitu; Kepala Dinas Sosial Agus Susetyo Hardiyanto, hadir juga Kadin DMPTSP, Camat Balen, Kapolsek Balen, Danramil Balen, perwakilan Disnaker, Kades Lengkong, petugas team dari Puskesmas Balen, Babinsa Balen, Bhabinkamtibmas Balen, Linmas desa Lengkong, berjalan tertib, aman dan lancar penuh hikmah.
Dalam sambutannya Kadinsos Agus Susetyo Hardiyanto, mensupport kegiatan ini dan mewakili Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Agus sapaan akrabnya menyampaikan bahwa, bapak Bupati menyampaikan salam kepada semua, dan sejatinya bapak bupati akan hadir akan tetapi karena ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan sehingga beliau mewakilkan kepada kami.
Agus mengungkapkan bahwa PDKB yang dipimpin pak Sanawi ini luar biasa bapak, ibu, kalau dengan pak Bupati wakil bupati dan Sekda apalagi dengan Kabid, Dinas-dinas seperti saya sangat akrab. Ucapnya.
Pak Sanawi ini, entengannya luar biasa, kalau tadi menyampaikan pidatonya yang berapi-api dan bersemangat, mungkin merasa perlu diperhatikan, merasa kurang, namun begitu, akan tetapi hatinya selembut salju. “Tampaknya pak Sanawi sedikit tersentuh, hatinya berkaca-kaca.” Imbuhnya.
Saya nyakin itu karena apa, karena ini resonasi, resonasi kebaikan yang selama ini, sehingga mungkin rasa capek lelah tidak terasa karena kebingungan kepada seluruh teman-teman disabilitas yang dulunya sekitar 12 tahun yang lalu itu sudah melanglang buana tapi tidak sebesar sekarang. Dan,
Alhamdulillah di Kabupaten Bojonegoro di tahun ini 2026, dari tahun 2022 sudah ada Bansos juga untuk disabilitas termasuk penyandang cacat, cacat kronis, disamping fakir miskin, lansia, dan lainnya. Terangnya.
Diakhir penyampaiannya, Agus sempat ingat karena masih bulan sawal, ia juga sampaikan ucapan minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh hadirin yang hadir.
Dipenyampaiannya Ketua PDKB M. Sanawi menjelaskan bahwa pihaknya telah menyampaikan permintaan legalitas dan/atau pengesahan tentang kesetaraan sosial disabilitas kepada Bupati melalui Perbup disabilitas.
Ia juga mengatakan bahwa peran serta disabilitas untuk Bojonegoro sudah mumpuni bahkan bisa go publik secara Nasional dan internasional. Dan itu dibuktikan dengan karya-karya nyata para disabilitas bimbingannya.
Harapan sanawi untuk disabilitas, jangan berkecil hati, dan memelas, harus teguh dan kuat, jangan putus asa, tetap berjuang untuk diri sendiri juga orang lain. (Tg / red).












