SURABAYA,– Guna memperkokoh persatuan dan menyamakan persepsi di seluruh jajaran organisasi, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komunitas Wartawan Indonesia (KWI), Umar Hayat, memimpin langsung Rapat Konsolidasi dan Koordinasi yang melibatkan perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Jawa Timur.
Pertemuan strategis ini digelar pada Minggu (24/5/2026), mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai, dan dihadiri oleh sekitar 90 persen utusan dari berbagai wilayah di Jawa Timur.
Dalam arahannya, Ketua Umum Umar Hayat menekankan pentingnya ketelitian dan kepatuhan terhadap aturan administrasi serta legalitas dalam setiap surat-menyurat yang dilakukan kepada instansi pemerintah maupun pihak terkait lainnya.
Hal ini disampaikan agar seluruh pengurus senantiasa bekerja secara profesional, transparan, dan tidak terobsesi pada kepentingan pribadi maupun golongan tertentu.
“Kita harus menjaga standar kerja organisasi. Segala urusan administrasi dan komunikasi harus berjalan sesuai prosedur dan hukum yang berlaku. Hal utama yang harus diingat adalah, jangan sampai ada kader yang bekerja untuk kepentingan diri sendiri atau kelompok semata,” tegas Umar Hayat.
Selain membahas tata kelola organisasi, dalam rapat tersebut juga dipaparkan sejumlah agenda besar yang akan segera digulirkan oleh DPP KWI. Salah satunya adalah rencana kerja sama kemitraan dengan salah satu objek wisata yang berlokasi di Kabupaten Banyuwangi.
Program ini diharapkan dapat menjadi wadah baru pengembangan organisasi dan diharapkan seluruh DPC dapat berpartisipasi aktif di dalamnya.
Tak hanya itu, DPP KWI juga telah menjadwalkan kegiatan ibadah sosial berupa penyembelihan hewan kurban yang direncanakan berlangsung pada Kamis, 28 Mei 2026 mendatang, bertempat di kantor pusat organisasi. Seluruh pengurus diundang dan dipersilakan hadir untuk berbagi kebahagiaan dan mempererat tali persaudaraan.
Poin terpenting yang disampaikan Umar Hayat di hadapan para pimpinan cabang adalah himbauan agar seluruh kader tetap tenang, cerdas, dan berhati-hati dalam menyikapi berbagai informasi atau laporan yang beredar. Ia menegaskan agar DPC se-Jawa Timur tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu atau laporan yang belum jelas kebenarannya.
“Para ketua DPC harus pandai-pandai memilah dan menyeleksi dalam merekrut anggota maupun menerima informasi. Jangan mudah terprovokasi oleh segelintir laporan yang belum tentu kebenarannya. Jadilah pemimpin yang bijak, berpegang pada fakta, dan menjaga kehormatan organisasi,” pesan Umar Hayat mengakhiri arahannya.
Rapat konsolidasi ini berjalan dengan lancar dan diharapkan dapat semakin memperkuat sinergitas antara pengurus pusat dan daerah demi kemajuan KWI di masa mendatang.
(Sumber: Humas KWI Bojonegoro)












