Ragam  

Proker Perdana, KKN Intan Kelompok IX Gelar Sosialisasi Anti Bullying Pada Siswa SDN Nglajang Sugihwaras

admin
Img 0832

BOJONEGORO,- Suasana pagi menjelang siang nampak berbeda di lingkungan SDN Nglajang Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro, KKN Intan kelompok IX menjalankan Proker pertamanya yaitu dengan mengadakan Sosialisasi anti bullying kepada siswa siswi Kelas 1 hingga kelas 6 dan seluruh Guru SDN Nglajang, Pada Selasa (12/8/25).

Sosialisasi anti bullying tersebut juga didampingi Bhabinkamtibmas Brhipka Aris Sutrisno yang didapuk sebagai narasumber.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh siswa tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku perundungan.

Dalam penyampaiannya, Bripka Aris Sutrisno menjelaskan secara rinci apa itu bullying, mulai dari pengertian, bentuk-bentuknya, hingga dampak buruk yang dapat ditimbulkan bagi korban maupun pelaku.

Tidak hanya itu, dirinya juga memaparkan faktor-faktor penyebab bullying, seperti lingkungan pertemanan yang negatif, penggunaan media sosial yang tidak bijak, hingga kurangnya empati terhadap sesama.

Dengan bahasa yang sederhana dan contoh nyata di kehidupan sehari-hari, para siswa terlihat sangat antusias. Mereka duduk rapi, memperhatikan setiap penjelasan, bahkan beberapa siswa mengajukan pertanyaan seputar materi yang disampaikan.

Bullying itu bukan hanya memukul atau menendang, tetapi juga mengejek, mengucilkan, atau menyebarkan kabar bohong. Semua itu bisa melukai hati seseorang.” ujarnya.

Bripka Aris Sutrisno memaparkan faktor-faktor penyebab bullying, mulai dari pergaulan yang tidak sehat, kurangnya rasa empati, hingga pengaruh media sosial.

Kadang kita tidak sadar, candaan yang kita lontarkan bisa menjadi luka yang dalam bagi orang lain,” tambahnya sambil menatap seluruh siswa.

Selama pemaparan, siswa-siswi terlihat sangat fokus. Ada yang mengangguk tanda setuju, ada pula yang tampak merenung.

Beberapa siswa berani mengangkat tangan untuk menanyakan dampak bullying, bahkan berbagi pengalaman tentang bagaimana mereka pernah melihat teman menjadi korban ejekan.

Kegiatan ini ditutup dengan pesan yang sangat membekas di hati “Jadilah teman yang baik. Kalau ada teman yang diejek, jangan ikut-ikutan, tapi belalah dia. Dan ingat, bullying itu tidak keren, yang keren itu saling menghormati.”

Sementara, Guru di SDN Nglajang juga berharap, melalui kegiatan ini, seluruh siswa semakin paham bahwa bullying dalam bentuk apapun tidak dapat dibenarkan. Sekolah yang aman dan nyaman adalah hak semua anak, dan itu bisa terwujud jika semua mau saling menjaga dan menghargai. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *