*Foto ilustrasi net.
BOJONEGORO- Keberadaan Oknum Sekretaris Desa (Sekdes) Alasgung Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro masih menjadi misteri, hampir selama tiga bulan, Sekdes tak pernah masuk kantor. Hal ini bisa menimbulkan berbagai dampak negatif pada pelayanan desa dan kepercayaan masyarakat.
Selain tidak pernah masuk kantor selama tiga bulan, Oknum Sekdes juga sulit ditemui dan sukar dihubungi sehingga pelayanan terhadap masyarakat mengalami hambatan.
Tokoh masyarakat Desa alasgung (RED) lantang menyampaikan pada awak media, pada Sabtu (16/8/2025). “Saat ini banyak keluhan dari masyarakat yang datang ke Kantor Desa Alasgung Kecamatan Sugihwaras termasuk yang disampaikan keluh kesah masyarakat disini kepada saya yang menyayangkan kinerja Sekdes Alasgung berinisial (AZ). lantaran sudah sekitar 3 bulan ini sulit ditemui bahkan sulit dihubungi dan menurut informasi yang saya terima Sekdes ini juga membawa Uang (PBB) Pajak Bumi dan bangunan sekitar Rp 50 juta”, paparnya.
Masyarakat berharap dan memohon dengan adanya kejadian Sekdes yang tidak koperatif, Kades bersama BPD mengambil langkah langkah tegas dengan melakukan musyawarah untuk mengambil sikap sesuai aturan yang berlaku” ucapnya.
Terpisah, Bandrio Kepala Desa Alasgung saat dihubungi melalui via WhatsApp membenarkan atas kejadian tersebut, dirinya menyampaikan kalau yang bersangkutan sudah hampir kurang lebih 2 bulan setengah ini.
Nek gak aktif betul mas, sudah hampir kurang lebih 2 bulan setengah” bebernya.
Dirinya juga menyampaikan bahwa Pemerintah Desa sudah melakukan upaya sesuai regulasi yakni melakukan SP 1 terhadap Sekdes.
Disinggung soal Sekdes membawa uang (PBB) Pajak Bumi dan Bangunan sebesar Rp 50 Juta. Bandrio masih menunggu waktu yang hingga jatuh tempo.
Mungkin belum di bayarkan karena belum jatuh tempo,”singkatnya.(*).












