Bojonegoro- Sekilas memang tidak ada aktivitas saat melihat di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Dander Kabupaten Bojonegoro, padahal di tempat pendidikan tersebut pada hari ini Kamis (11/7/23) Pemerintah Desa Karangsono mengadakan penjaringan Perangkat Desa pada formasi Kepala Dusun yang sudah kosong beberapa tahun.
Panitia penjaringan Perangkat Desa Karangsono seakan menutup akses bagi siapapun yang akan mengikuti proses ujian yang dilaksanakan dengan menggandeng pihak ketiga dari fakultas Wisnu Wardhana, Selain itu, pihak Panitia penjaringan Perangkat Desa Karangsono juga tidak memberikan akses informasi siapa yang meraih nilai tertinggi pada proses ujian yang diikuti 6 peserta tersebut.
Menurut Agung, salah satu pewarta yang sedang mengikuti jalannya ujian Perades Karangsono kecewa atas sikap pihak panitia penjaringan , dirinya bersama pewarta lainya disarankan untuk menunggu diluar sekolah menengah atas negeri (SMAN) 1 Dander yang ditempati ujian agar tidak mengganggu jalannya tes , setelah saran dari panitia penjaringan diikuti, pihak panitia yang dinakhodai Warsito Sekdes Karangsono dan kawan kawan tersebut menutup diri dan terkesan menghindar. Bahkan setelah selesai tes siapa yang mendapatkan nilai tertinggi juga tidak diumumkan langsung pada publik, bahkan pihak panitia beserta pihak ketiga menghilang dari tempat tes ujian ” tutur agung.
Menurutnya, sikap panitia penjaringan dipertanyakan, mengingat proses tahapan ini juga dinanti banyak pihak, atas sikap tertutup yang dilakukan pihak panitia penjaringan ada dugaan permainan yang disembunyikan atas proses penjaringan calon Perangkat Desa Karangsono.
Hingga saat ini pihak Panitia belum dapat dikonfirmasi soal hasil proses ujian tes Perades Karangsono dan belum diketahui secara pasti siapa yang mendapatkan nilai tertinggi dari lowongan formasi Kasun Puthukan dan Kasun Guyangan. (Red).












