Desa  

Meriahnya Nyengkuyung Festival Salak Wedi 2025, Sarana Promosi Potensi Unggulan Desa

admin
IMG 20251213 WA0011

BOJONEGORO – Desa Wedi, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, bersiap menggelar agenda budaya tahunan bertajuk “Nyengkuyung Festival Salak Wedi 2025”. Kegiatan ini menjadi wadah pelestarian tradisi lokal sekaligus sarana promosi potensi unggulan desa, yakni buah salak yang selama ini menjadi komoditas andalan warga, Pada Sabtu(13/12/2025).

Hadir dalam acara ini wakil bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Muspika Kecamatan Kapas, Kepala desa se Kecamatan Kapas. Tampak juga wakil ketua 4 DPRD provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni yang senantiasa memborong berbagai macam produk UMKM
Dan di bagikan kepada peserta serta tamu undangan

Persiapan festival ditandai dengan arak-arakan pemuda dan pemudi Desa Wedi yang membawa spanduk bertema festival dengan slogan “Ngluhurake tradisi, nyajiji ing kebungahan”, yang bermakna mengagungkan tradisi dan menyajikannya dalam suasana kebahagiaan. Arak-arakan tersebut semakin semarak dengan hadirnya gunungan besar dari susunan buah salak, sebagai simbol rasa syukur atas hasil bumi desa.

Festival Salak Wedi digagas oleh komunitas ERTE SIJI bersama masyarakat setempat sebagai wujud nyata semangat gotong royong atau nyengkuyung. Selain menjadi ruang perayaan panen, festival ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya desa, mempererat solidaritas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian dan pariwisata lokal.

Rangkaian kegiatan Nyengkuyung Festival Salak Wedi 2025 direncanakan meliputi karnaval budaya, pameran hasil pertanian, pertunjukan seni tradisional, hingga bazar buah salak dengan harga khusus langsung dari petani. Sejumlah pelaku UMKM lokal juga akan dilibatkan untuk memamerkan produk olahan berbahan dasar salak.

Dengan dukungan berbagai pihak dan sponsor lokal, Festival Salak Wedi diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus memperkenalkan Desa Wedi sebagai salah satu sentra salak unggulan di Kabupaten Bojonegoro.

Panitia mengajak seluruh masyarakat Desa Wedi dan sekitarnya untuk berpartisipasi aktif serta turut memeriahkan festival sebagai bentuk kebanggaan terhadap tradisi dan potensi lokal.( Tg/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *