BOJONEGORO,- Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) II Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor ekonomi kreatif di Jawa Timur. Pada hari ini, Bakorwil II menggelar agenda strategis bertajuk “Sinergi Bakorwil II Bojonegoro dan East Java Super Corridor (EJSC) dalam Mendorong Transformasi Digital di Era Milenial Tahun 2025”.
Acara yang berlangsung pada Minggu 23/11/2025 di hotel Aston lantai ll Bojonegoro tersebut dihadiri kepala Bakorwil Bojonegoro wakil ketua 4 DPRD provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni wakil ketua komisi A DPRD provinsi Jawa Timur H Budiono dinas kesehatan kabupaten Bojonegoro dan berbagai pemangku kepentingan, pelaku ekonomi kreatif, komunitas digital, serta perwakilan generasi milenial. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat ekosistem digital sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi kreatif masa depan.
Dalam sesi diskusi panel, narasumber menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah melalui East Java Super Corridor (EJSC) dengan pelaku industri kreatif. EJSC merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang berfungsi sebagai ruang kolaborasi digital bagi milenial, inovator muda, dan pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnis berbasis teknologi.
“Tahun 2025 adalah momentum krusial bagi adaptasi teknologi. Sinergi ini diharapkan melahirkan talenta-talenta baru yang tidak hanya melek digital, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi baru di Bojonegoro dan wilayah sekitarnya,” ujar salah satu narasumber.
Transformasi digital dipandang bukan lagi sebagai pilihan, melainkan keharusan agar produk ekonomi kreatif lokal dapat bersaing di pasar nasional maupun global. Melalui forum ini, Bakorwil II Bojonegoro berkomitmen menjadi penghubung yang memperkecil kesenjangan digital dan membuka akses lebih luas bagi generasi muda untuk berkarya dan berinovasi.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif serta penegasan komitmen bersama untuk terus mengawal program digitalisasi pada berbagai sektor ekonomi kerakyatan di Jawa Timur. Tg /red












