Foto ilustrasi net
BOJONEGORO,- Memasuki masa tanam padi pertama (MT-1) , para petani di wilayah Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro rupanya mengaku kesulitan untuk mendapatkan jatah pupuk bersubsidi. Hal ini membuat para kios pupuk membuat skema dengan metode menawarkan pupuk organik dan non subsidi.
Cak Mat Wakil Ketua Paguyuban Kios pupuk di Kecamatan Sumberrejo mengaku adanya stok pupuk bersubsidi pada musim tanam padi saat ini menipis, Untuk kuota pupuk bersubsidi memang masih tersisa sedikit, ini dikarenakan adanya para petani dibeberapa wilayah Kecamatan Sumberrejo melakukan tanam padi ketiga (MT3), namun kami optimis bisa memberikan penyaluran pupuk meski ada keterlambatan ” tuturnya Pada (21/11/25).
Dirinya bersama kios lainnya sementara ini untuk mengantisipasi permintaan petani, kami memberikan opsi pupuk non subsidi dan pupuk organik sambil menunggu kuota tambahan pupuk yang sudah diajukan oleh Dinas Pertanian.
Pupuk organik juga mampu menopang kebutuhan tanaman serta memberikan manfaat bagi kesuburan tanah jangka panjang ” ucap Cak Mat.
Sementara, Zainal Fanani Kadin Pertanian Kabupaten Bojonegoro menjelaskan, saat ini kita telah mengajukan penambahan pupuk subsidi dan alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan tambahan pupuk urea 1221 ton dan NPK 100 TON” tuturnya.(*).












