BOJONEGORO – Demi mewujudkan kelestarian budaya Jawa dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa , atas segala nikmat yang telah di berikan , Warga Desa Jono Kecamatan Temayang , melaksanakan sedekah Bumi ” NYADRAN ” 05 Mei 2023 , yang bertempat di makam Raden Bagus Sudjono atau biasa di sebut Jono Puro.
Dalam kegiatan sedekah bumi ini , Masyarakat Desa Jono Kecamatan Temayang , tumpah ruah memadati lokasi kegiatan dengan membawa berbagai makanan yang di dapat dari hasil bumi mereka.
Kegiatan ” NYADRAN ” yang biasa di selenggarakan tiap tahunnya ini di biayai dengan cara gotong royong oleh warga Jono dengan pola ” urunan ” .
Dengan kegiatan ini masyarakat bisa berkumpul dan menikmati hidangan yang mereka bawa secara bersama – sama ini menunjukkan kekompakan serta kerukunan dalam bermasyarakat tanpa memandang suku , Ras serta perbedaan agama semua tetap satu ber Bhenika Tunggal Ika.
Dalam sambutannya Kepala Desa Jono , Dra. Hj , Henis Meindrawati , bahwa kegiatan sedekah Bumi dan Bersih Desa di lakukan untuk mendo’akan para arwah leluhur pendahulu di desa Jono yang telah berjuang ” BABAT ” hingga terwujudnya desa Jono yang saat ini ” gemah ripah loh Jinawi “.
Selain itu dengan di adakakannya kegiatan ini Masyarakat desa Jono , bisa bersedekah atas panen yang berlimpah yang telah di berikan oleh Allah SWT , dan di jauhkan dari segala musibah , dan Kedepan desa Jono bisa lebih maju dan rakyatnya semakin sejahtera ” pungkasnya.
Sementara Juru kunci atau penjaga makam ,Parno 53 tahun kepada media ini menuturkan bahwa setiap tahunnya ” NYADRAN ” ini pasti di laksanakan , kalau tidak , wah kami takut ada Bala’ yang menimpa desa ini .Masyarakat Desa Jono ini turun – temurun sudah mengenal adat ini dan tidak sedikit warga dari luar kota ikut datang ke makam ini untuk ” NGALAP ” berkah dari Raden Bagus Sudjono , Ini bukan Musrik melainkan hanya lantaran dan yang memberikan keberhasilan adalah Allah SWT semata ” ungkapnya.
Kegiatan bersih desa Jono ini selain di hadiri oleh seluruh masyarakat juga di hadiri oleh FORPINCAM kecamatan Temayang dan seluruh perangkat Desa.
Dalam kegiatan “NYADRAN ” di hibur oleh Langen Beksan Tayub yang di iringi Karawitan Wahyu Taruno Budoyo dengan Waranggono Ibu Yasmi dkk. ( ag / red ).












