Waduh, Timlak Desa Sumberagung Diduga Minta Jatah Pengadaan Matreal Pembangunan BKKD Pada Sopir

admin
Uang Suap

Bojonegoro- Ada -ada saja ulah timlak pembangunan Bantuan Keuangan Kusus Desa (BKKD) yakni di Desa Sumberagung Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro, disaat melaksanakan kegiatan pekerjaan diduga para timlak ini meminta jatah pada sejumlah sopir yang mengirim pengadaan materal untuk pekerjaan jalan.

Hal ini terungkap saat beberapa sopir di desanya ingin ikut mengisi bahan materal yang saat ini sedang berjalan, namun alangkah kagetnya saat dirinya hendak bergabung pada sopir lainnya diberi harga yang mepet dan harus rela memberikan jatah pada timlak.

IT salah satu sopir dum truk yang tidak jadi ikut mengisi bahan matreal pembangunan BKKD di desa Sumberangung mengatakan, semua para sopir yang ikut mengisi matreal harus ikut arahan timlak, termasuk  adanya titipan yang harus diberikan pada timlak, ini juga menjadi beban tersendiri. Padahal timlak sudah mendapatkan haknya dari desa mas” keluhnya.

Kami para sopir sebenarnya tidak menolak permintaan timlak, karena kami juga butuh muatan, maklum saat ini masih sepi bongkar muat” tuturnya.

Dirinya bersama sopir lainya diberi harga RP 550 ribu per dum truk, namun harus disisihkan Rp 25 ribu per dum truk kalau tidak mau ya harus rela tidak boleh ikut kirim”jelasnya.

Menanggapi keluhan para sopir, Maskun Salah satu Kasun selaku timlak saat dikonfirmasi menampik, kalau soal meminta jatah untuk timlak pada para sopir tidak ada mas” singkatnya.

Sementara Ripai Kepala Desa Sumberagung pada (31/3/23) Juga menampik, karena hal tersebut tidak ada, itu hanya isu ” ucap Kades.

Hingga saat ini pengadaan matreal untuk pekerjaan bantuan keuangan kusus desa (BKKD)di Desa Sumberagung masih berjalan.(red).

*foto- ilustrasi..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *