Bojonegoro – Kisah pilu dialami seorang warga Kelurahan Banjarjo tepatnya di RT 20 kecamatan Bojonegoro, Suwito (60) mengalami sakit stroke yang mengakibatkan kelumpuhan, dan membutuhkan perhatian khususnya dari pihak kelurahan maupun Dinas terkait.
Hal tersebut diutarakan tetangganya yang tidak mau di publikasikan namanya,” Suwito menderita kelumpuhan hampir sudah 3 tahun lebih, kini hanya mampu beraktivitas didalam rumah” ucapnya pada media ini.
Wito sendiri tergolong dari warga yang kurang mampu (miskin) dan memerlukan uluran tangan serta perhatian dari pihak Pemerintah ataupun dari pihak kelurahan, khususnya agar dipermudah dalam pelayanan kesehatan, karena saat ini semakin memburuk serta ada bantuan rumah layak huni” cerita warga saat di temui awak media pada hari jumat (10/1/2023).
Lanjutnya, Suwito sudah lama sakit, kami berharap agar pihak pihak terkait bisa memberi perhatian lebih, melihat kondisinya yang kurang mampu, agar meringankan beban Pak Wito, agar bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhannya sehari hari. ungkapnya.
” Selama sakit beliau di rawat anak menantunya, di kamar yang berukuran sempit dan kurangnya pentilisasi udara membuat semakin memburuk kesehatannya ” tambahnya.
Disisi lain, Kisman ketua RT 20 saat di konfirmasi perihal adanya warga yang belum tersentuh bantuan menyampaikan, dari pihak kelurahan sendiri dulu sudah di bantu, saya selaku ketua RT 20 sudah mengajukan beberapa bantuan, seperti bantun kronis, Dulu saat era Bu lurah, pak Wito juga sudah sering menerima bantuan mas” Kata
RT.
Sementara,Muhlisin Camat kota Bojonegoro menyampaikan, Untuk Suwito sudah di masukkan ke bantuan sosial penyakit kronis di tahun 2023. Bulan Desember kemarin sudah didatangi teman- teman kelurahan dan pak Rt 20, bantuan dari tetangga dan RT juga sudah diberikan.
Untuk tindak lanjut pengobatan besuk saya rencana ke lokasi pak suwito” ucap Camat( Red).












