Calon Penumpang KAI Bojonegoro Keluhkan Pelayanan , Sampai Tiketnya Hangus

admin
IMG 20230128 WA0128

 

Bojonegoro Jatim, kejadian  Sejumlah calon penumpang kereta api warga masyarakat Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, merasa kecewa, dengan sistem pelayanan transportasi KAI (Kereta Api Indonesia) Stasiun Bojonegoro, Jawa Timur. pasalnya banyak calon penumpang yang mau bepergian pada akhirnya tidak bisa naik kereta dan tiket yang sudah dibeli hangus,

Hal ini dialami banyak warga masyarakat Bojonegoro merasa  kecewa, dan  marah bahkan sempat adu mulut dengan petugas KAI dan satpam,

Pantauan awak media saat kejadian, Jum’at 27 Januari 2023 sekira pukul 13:35 dilokasi stasiun memang ada sejumlah calon penumpang marah-marah dengan petugas, karena kereta sudah mau berangkat dan sempat mengabadikan kejadian itu.

Beberapa calon penumpang berinisial TG (56), SLK (58), ST (44) dan masih ada beberapa calon penumpang lain yang tidak mau disebutkan namanya, pada akhirnya pulang dengan membawa seribu satu kekecewaan terhadap pelayanan transportasi KAI stasiun Bojonegoro Jawa Timur .

Salah satu calon penumpang berinisial TG (56) kepada media ini saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa, dirinya sangat kecewa sekali dengan sistem pelayanan transportasi KAI stasiun Bojonegoro, pasalnya Ia sudah mendapatkan tiket kereta dengan tujuan Jakarta dan ternyata tidak bisa berangkat dengan dasar belum vaksin 3 atau vaksin Boster.

Dasar persyaratan itulah yang banyak membuat para calon penumpang tidak bisa bepergian.

Mirisnya dilembar tiket muncul berbagai tulisan, ada yang berbunyi “belum vaksin, sudah vaksin 1, sudah vaksin 2, dan bahkan lebih mirisnya lagi, dari penelusuran awak media ini saat itu, ternyata hampir di semua tiket tidak ada yang berbunyi sudah vaksin 3 atau vaksin Boster. Hal inilah yang membuat kami calon penumpang sangat kecewa,” kata salah satu calon penumpang

pada saat masuk dengan waktu yang hanya tinggal beberapa menit, karena ditiket banyak keterangan tulisan vaksin 1, 2 dan bahkan ada belum vaksin sehingga petugas pintu masuk tidak membolehkan calon penumpang masuk, dan itu sesuai pengecekan petugas di Computers stasiun.

Disisi lain, semua calon penumpang sesungguhnya sudah menyampaikan bahwa dirinya sudah vaksin 3 atau Boster, namun demikian petugas tetap bertahan tidak membolehkan masuk dan itu sesuai aturan dengan nada tidak sopan pada calon penumpang .

“Kalau disini tidak muncul ,  kami tidak bisa mengizinkan saudara masuk, dan bila ada bukti lainnya bisa masuk. Terang petugas pintu masuk meski sudah menunjukan kartu Vaksin petugas tetap menghalangi calon penumpang.

Berjalannya waktu, kereta pun berangkat sesuai tujuan dan calon penumpang yang tidak terdeteksi lewat computer stasiun harus pulang kembali kerumah.

Hal ini, sangat disayangkan karena sesungguhnya para calon penumpang diatas, ternyata di link peduli lindungi rata-rata sudah muncul vaksin 3, tentu menjadi sebuah pertanyaan besar, ada apa dengan alat Computers stasiun KAI Bojonegoro,

Beberapa bukti nama inisial (SLK) dan (ST) diatas malam berikutnya tetap melanjutkan bepergian ke Jakarta dengan tujuan stasiun Senin dengan naik kereta api Kertajaya dan tidak ada masalah karena betul-betul terbukti sudah vaksin 3, dan anehnya didalam kereta petugas kereta (kondektur) tidak mengecek tiket-tiket para penumpang, hanya berjalan melintas saja.

Sebagai pertanyaan  apakah masih berlaku syarat-syarat aturan yang masih diberlakukan oleh perusahaan KAI khususnya stasiun wilayah Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, untuk memberikan kenyamanan para calon penumpangnya, dan apabila kita mengacu kepada apa yang sudah disampaikan dan/atau di Intruksikan oleh presiden Jokowi pada saat membuka acara G 20 di Bali, bahwa Indonesia sudah bebas Covid, hal itu hanya mengacu bila bepergian dengan pesawat udara. (Tg /red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *