Bojonegoro – Adanya pemberitaan pelaksanaan proyek rehab gedung pendidikan SDN Setren 1 Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro yang diduga tidak spek, pihak pelaksana terus memperbaiki dan terus meng pembangunan meski kondisi bangunan yang lama sudah parah dan hampir ambruk.
Meski proyek rehab ringan, namun kondisi lapangan sangat menghawatirkan, hal ini disampaikan Jupriyanto selaku pelaksana proyek rehab gedung SDN Setren 1 Kecamatan Ngasem pada (7 /12/2022).Dirinya membenarkan kondisi bangunan lama memang sangat menghawatirkan, namun kami tetap mengatur agar bangunan ini tetap terjaga kwalitasnya.
” Kondisi bangunan lama memang sudah sangat menghawatirkan,makanya kami pasang beberapa ring balok disetiap sudut agar bangunan kuat dan tidak mudah bergeser” ujarnya.
Lanjutnya, proyek ini rehab ringan ,namun kondisi lapangan sangat lumayan,maka kami selaku pelaksana proyek tetap menjaga kwalitas tetap yang terbaik,lebih- lebih ini untuk anak didik dan untuk proses belajar.
Jupriyanto menegaskan,soal besi yang dilapangan itu memang kami buat untuk tambahan ring balok bukan masuk kategori rancangan perencanaan. Kalau menurut gambar hanya meninggikan atap dan dinding atas serta teras depan” tuturnya.
Intinya kami tetap berusaha sebaik mungkin dan kami terus melakukan kordinasi dengan konsultan pengawas dan pihak kepala sekolah agar pada Akir bulan ini bisa selesai” tutupnya.(red).












