Ragam  

Tidak Ada Jual Beli, Pengurukan Lapangan Bola Desa Sumuragung Wujudkan Impian Masyarakat

admin
IMG 20220805

Bojonegoro – Rumor penjualan limbah tanah jalan Nasional tepatnya di ruas Balen – Baureno, tidaklah benar, hal tersebut dibantah Kiki salah satu pelaksana Paket jalan Nasional.

Ia mengatakan,Proses permintaan limbah tanah proyek jalan bagi Desa maupun lembaga harus sesuai prosedur, yakni mengajukan proposal kepada Dinas PU Bina Marga Bojonegoro, karena segi pemanfaatan untuk fasiltas umum dan tempat ibadah, soal ada rumor ongkos itu mungkin harus diperjelas, yakni armada pihak Desa saat ini yang menyiapkan sendiri karena armada dari pihak PT terbatas ,kalau soal ongkospun tidak ada kaitannya dengan pihak PT.” Ujarnya.

Untuk armada dari PT kita fokuskan kirim ke Dinas, karena Desa tidak bersabar maka mencari alternatif kendaraan sendiri ” tambahnya.

Sementara, Vika Ketua Kartar Sumuragung menjelaskan, untuk pengurukan memang murni inisiatif dari pemuda,namun tidak lepas dari pengetahuan Desa (Kepala Desa) dan Camat, dan juga rekomendasi dari Dinas PU Bojonegoro melalui proposal.

Kalau soal ongkos memang kami menyewa armada sendiri agar bisa cepat dan terpenuhi dengan apa yang kita harapkan dan itu relatif, karena banyak desa juga yang mengajukan” ujar Vika.

Vika menambahkan, tidak ada jual beli soal limbah,karena memang untuk pengambilan tanah hasil galian tersebut tidak ada biaya sama sekali alias gratis, kami Selaku pemuda justru terbantu dengan adanya limbah proyek yang mana bisa mewujudkan lapangan bola yang selama ini mati suri” tuturnya.

Terpisah Agus Ketua BPD Desa Sumuragung menyatakan, kami mendukung kiprah Pemuda mencari terobosan, yang mana bisa membuat gebrakan untuk terwujudnya lapangan bola yang sudah diidam idamkan Masyarakat desa Sumuragung. Semoga kedepan bisa berlanjut dengan ditunjang dari program daerah, provinsi maupun dari pusat.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *