Kondisi Lapangan bola Desa Pasinan (dok-Est)
BOJONEGORO – Pembangunan lapangan sepak bola yang berlokasi di Desa Pasinan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro , jadi sorotan. Pasalnya, setelah dilaksanakan pengurukan hingga saat ini tidak ada segi manfaat bagi masyarakat secara umum, Sabtu (19/9/26).
Sangat disayangkan, lapangan bola yang dibangun dari Bantuan Khusus Keuangan desa (BKK) tahun anggaran 2025 tersebut, saat ini kondisinya ditumbuhi banyak rerumputan, sebab sejak dibangun sampai sekarang belum pernah digunakan dan terkesan terbengkalai.
Menurut keterangan warga setempat yang enggan disebutkan namanya menuturkan, pengurukan lapangan bola tersebut dibangun pada tahun 2025 dengan anggaran BKK, dengan besar anggaran kurang lebih Rp 300 juta, dimana pada saat itu, pengurukan lapangan bola dengan pedel ” tuturnya.
Meski demikian, kami menyayangkan anggaran yang besar namun tidak bisa memberikan azaz manfaat bagi masyarakat khususnya pada pemuda yang ingin memakai lapangan bola, sementara ini, kegiatan pemuda masih menggunakan lapangan bola yang lama, yang baru kondisinya masih belum bisa digunakan” ucapnya.
Kurangnya perencanaan yang matang, membuat proyek pengurukan lapangan bola tersebut jadi tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat, hal tersebut sering kali hanya mengejar target serapan anggaran tanpa memikirkan rencana perawatan jangka panjang.
Minimnya partisipasi dan transparansi dari perangkat desa dengan warga membuat pengelolaan anggaran terkesan asal-asalan, dan anggaran menjadi mubazir saat selesai dikerjakan” tutupnya.
Menanggapi hal tersebut,Fanny Khumaydah, Kepala Desa Pasinan saat dikonfirmasi wartawan menampik, kalau pekerjaan pengurukan lapangan bola tidak bermanfaat, karena pada prinsipnya pekerjaan tersebut belum selesai seratus persen.
“Memang urukan kemarin masih kurang, masih belum bisa langsung digunakan, kami masih berharap ada bantuan kembali untuk kedepannya” kilahnya.
Sedangkan Untuk biaya perawatan memang belum ada, karena keterbatasan anggaran, semoga saja besok di P-APBDes bisa kami anggarkan” Ucap Kades perempuan saat dikonfirmasi wartawan, Pada Sabtu (19/9/26).












