BOJONEGORO,- Kegiatan Medhayoh Night Run (MRN) 2025 yang digelar pada Sabtu (1/11/2025) malam berlangsung meriah diikuti 1.300 lebih peserta. Dan dibuka langsung Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko-PMK) Pratikno didampingi Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah start di jalan Mas Tumapel depan Pendapa Alun-alun Bojonegoro.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kemenko-PMK Pratikno, Wabup Bojonegoro, Nurul Azizah didampingi jajaran Forkopimda, juga tamu undangan lain terlihat berdiri disamping garis start MRN 2025.
Dalam sambutannya, Menteri PMK Prof. Dr. Pratikno menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Bojonegoro yang ke-348. Semoga Bojonegoro menjadi semakin Bahagia, makmur, dan membanggakan.
“Selamat merayakan hari jadi kota kita tercinta, dan bagi para runners semoga Sehat, Sejahtera, bahagia tentunya. Karena ini merupakan Fun Run, lari dengan menyenangkan juga banyak hadiah sebagai penyemangat dan semoga tetap sehat untuk kita semua,” ungkapnya.
Terlihat antusias peserta MNR 2025 dari banyaknya peserta yang memadati jalan Mas Tumapel untuk mengikuti event ini.
Salah satu peserta dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumberrejo Dr. David, mengatakan acara yang kali ini menurutnya dari segi rute, fasilitas yang diberikan oleh panitia cukup baik.
“Acaranya meriah, keren, lintasannya yang dilalui keren, dan sukses terus tahun depan saya harap akan ada acara serupa yang lebih besar lagi,” ucapnya.
Disisi lain, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Arief Nanang Sugianto saat diwawancarai awak media ini menjelaskan masih dalam rangka Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 348. Perhelatan ini bekerja sama panitia MNR bertujuan mengembangkan minat olahraga, selain itu agar UMKM serta pariwisata di Kabupaten Bojonegoro dapet berkembang.
“Kenapa kita gelar acara ini pada malam hari agar, peserta atau dayoh yang datang dari luar Bojonegoro bisa menikmati suasana yang ada disini. Bukan hanya datang untuk ikut event tapi juga bisa menikmati keindahan kota Bojonegoro, membelanjakan uangnya disini mengingat peserta yang hadir bukan hanya dari Bojonegoro sendiri tapi dari luar kota juga ada,” terang Arief.
Arief Nanang Sugianto juga menambahkan bahwa dari 1.300 peserta yang mengikuti katagori lari 10 Kilometer (K) hanya sebanyak 250 dan sisanya katagori 5 Kilometer (K). Dia berharap adanya kegiatan ini bisa menambah perputaran ekonomi lebih di Bojonegoro, dan untuk para pihak terkait serta sponsor dia mengucapkan terima kasih karena dengan bantuan mereka acara ini berjalan dengan sukses.
“Sengaja kami bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga makanya disela acara lari ada kesenian musik oklik, kroncong ini agar memberikan warna lain kepada tamu yang hadir,” tutup Nanang.(Tg/red












