Polri  

Jagong Gayeng, Kabag Ops Polres Bojonegoro Bedah Berbagi Persoalan Pada Masyarakat Pinggiran Hutan 

admin
IMG 20260927 WA0001

BOJONEGORO – Antisipasi kerawanan dan kenakalan remaja, serta mencegah adanya berbagai persoalan yang berkaitan dengan hukum di wilayah Kabupaten Bojonegoro , Polres Bojonegoro melalui KABAG OPS jagong gayeng di Desa Ngorogunung, Kecamatan Bubulan, ( 26 /09 / 2026 ) di kediaman Lulus .S .

Dalam lawatannya ke Desa Ngorogunung, Kabag Ops Polres Bojonegoro , Kompol Kaisar , kepada yang hadir perwakilan dari LMDH , KTH se Kecamatan Bubulan juga perwakilan dari Perhutani KPH Bojonegoro , memaparkan bahwa, akhir – akhir ini persoalan yang hangat di perbincangkan adalah tentang gerombolan anak muda yang menggunakan sepeda motor dengan knalpot brong dan balap liar .

Selain kenakalan remaja, Kaisar juga menghimbau kepada para orang tua untuk selalu mengawasi perilaku anak – anaknya.

Kecamatan Bubulan merupakan kecamatan yang bersinggungan langsung dengan hutan , sudah barang tentu persoalan pupuk menjadi topik perbincangan yang paling utama . Mengingat Warga desa banyak mengelola lahan hutan untuk di jadikan lahan pertanian” ucapnya.

Dengan luasan lahan yang tak sebanding dengan jatah kuota pupuk bersubsidi membuat petani makin kelimpungan untuk memenuhi kebutuhan pupuknya” tambahnya.

Solusi yang paling tepat adalah menggunakan pupuk Organik atau pupuk Kandang . Kami berharap dengan pertemuan ini dan seluruh keluhan masyarakat akan kami bawa dan bahas bersama Jajaran untuk di respon . Kami juga berharap masyarakat tetap tenang , jika terjadi sesuatu hubungi Call Center 110 supaya cepat di tindak lanjuti ” pungkasnya.

Lulus setiawan, selaku tokoh masyarakat setempat juga menyambut baik kedatangan jajaran Polres Bojonegoro yang memberikan pemahaman dan sosialisasi terkait Kamtibmas .

Kehadiran Polres Bojonegoro kesini merupakan suatu kehormatan sendiri bagi Kami” ungkapnya .

Masyarakat pinggiran hutan yang bermajemuk , sudah barang tentu banyak dan timbul tenggelam dalam persoalan , baik dalam pengelolaan lahan yang sudah barang tentu dalam kelola Perhutani .

Maka dengan adanya KHDPK ( Perhutanan Sosial ) Masyarakat dan Perhutani akan terpisah secara pengelolaanya , namun tetap menjadi satu dalam wadah berkehutanan dalam Negara” kata Lulus.

Kita sama – sama ingin mewujudkan hutan kembali lestari menuju masyarakat yang makmur dan sejahtera ” tutupnya .

Sementara, perwakilan dari Perhutani KPH Bojonegoro lewat Asper BKPH Clebung Hariadi bahwa sinergitas antara Perhutani , Kepolisian dan Masyarakat pada umumnya akan mewujudkan keberhasilan dalam menuai tugas .

Tugas berat yang kami emban akan bisa tercapai jika kita berkolaborasi , mulai dari pencegahan hingga pengamanan” tuturnya.

Meski tata kelola yang berbeda , Perhutanan Sosial dan tata kelola Perhutani , Kami tetap mendukung sepenuhnya dan selalu berdampingan untuk mensukseskan program dari Pemerintah guna mengembalikan fungsi hutan yang sesungguhnya ” harapnya .

Dalam Jagong bareng Masyarakat , LMDH , KTH dan Perhutani, hadir pula, Kasat Intel Polres Bojonegoro dan juga Kapolsek Bubulan beserta jajarannya . ( ag / red ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *