Ceceran Tanah di Ruas Sugihwaras – Temayang Bojonegoro Bahayakan Pengguna Jalan

admin
Oplus
Oplus_16908288

BOJONEGORO – Jalan raya ruas Sugihwaras – Temayang , tepatnya di Desa Glagahan Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro sangat licin dan bahayakan pengguna jalan . Keadaan miris seperti ini akibat ceceran material tanah yang di bawa beberapa truck  yang tidak di tutupi terpal kala mengangkut material tanah untuk pembangunan gerai koperasi merah putih.

Dari pantauan Awak Media ini di lapangan pada , ( 11 / 02 / 2024 ) melihat kondisi seperti ini pihak – pihak yang berkepentingan harusnya cepat tanggap dan turun lapangan .

Salah satu Warga yang berhasil di temui awak Media ini , Karman ( 42), sangat menyesalkan adanya ceceran tanah di jalan yang tidak di bersihkan .

Ini sangat membahayakan orang yang lewat jalan ini . Jalan sangat licin oleh lumpur dari ceceran tanah yang kena guyuran hujan ” ungkapnya .

Meski ini program pemerintah , keselamatan dan nyawa orang juga harus di perhatikan dan jangan se enak udelnya sendiri ” gerutunya dengan nada kesal .

Tanah yang tercecer dan mengakibatkan jalan berlumpur dan licin ini , di duga di angkut oleh truck untuk pengurukan sejumlah Calon Gerai Koperasi Desa Merah Putih di beberapa desa di wilayah Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro .

Sarwati (32) warga kecamatan Sugihwaras kepada Awak media ini juga menyesalkan dengan kondisi jalan yang berlumpur dan licin ini . ” Ya mas tadi pagi hampir saja saya terjatuh akibat licinnya jalan . Jalan raya kok seperti jalan lorong Kerbau ” katanya dengan nada kesal .

Coba bayangkan jika ada yang yang terjatuh , apalagi sampai merenggut nyawa siapa yang bertanggung jawab ? . Pemerintah desa atau siapa saja yang dekat lokasi ini mestinya segera ambil tindakan untuk melakukan pembersihan jalan sebelum terjadi hal yang tidak di inginkan ” harapnya .

Sementara, salah satu perangkat desa di Kecamatan Sugihwaras yang tidak mau di sebutkan namanya menerangkan bahwa tanah urug ini berasal dari galian desa sebelah milik orang luar desa . ” Ya mas ini karena sangat butuh untuk menguruk calon Gerai Koperasi Desa Merah Putih , meski musim penghujan dan akibatnya seperti ini tetap di laksanakan karena di desak oleh waktu . Tentang siapa yang bertanggung jawab tentang ceceran tanah ini , mestinya orang yang punya galian untuk membersihkannya” ucapnya.

Kalau mau tetap aman para Sopir harus menutupi dengan terpal kendaraannya di kala sedang mengangkut material tanah ” tegasnya .

Hingga berita ini ditayangkan, kendaraan truk masih lalu lalang mengangkut tanah untuk pengurukan gerai koperasi merah putih.. ( ag / red ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *