Bojonegoro – Setelah longgarnya PPKM darurat di umumkan oleh pemerintah akibat pandemi Covid – 19 , yang membuat segala kegiatan masyarakat terhenti selama dua tahun lebih , kini semakin marak kegiatan hajatan Masyarakat . Mulai resepsi pernikahan hingga pentasan beberapa seni , dan perekonomian pun mulai menggeliat.
Salah satunya di hajatan khitanan anak dari Ratemo yang di gelar di Desa Cancung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur , 16 – 17 Juli 2022.
Dengan di gelarnya hajatan ini warga pun saling bersilaturahmi ke hajatan tersebut , tak terkecuali warga dan pejabat mereka berbaur jadi satu untuk menghadiri undangan Ratemo salah satu tokoh masyarakat setempat.
Dalam hajatan kali ini di meriahkan langen beksan Tayub yang ciri khas kebudayaan Bojonegoro dan di iringi seni karawitan setyo wargo pimpinan Ki Suparmin asal Desa Cancung Kecamatan Bubulan . Para tamu undangan di hibur langen tayub dan malam berikutnya di lanjutkan seni Jaranan Tradisional TINI BUDOYO dari Desa Dander Kecamatan Dander Bojonegoro.
Disini para seniman bisa menampakkan hasil karyanya , selain secara materi bisa mendapat hasil dari olah kegiatan tersebut yang selama hampir dua tahun terhenti total.
Pujiono Kepala Desa Cancung kepada Media ini mengatakan , kami memberikan izin hiburan kepada orang punya hajad , asal bisa menjaga ketertiban. Kasihan warga kami yang sudah tahunan tidak bisa menikmati hiburan. Selain itu biasanya orang punya hajad banyak yang punya uneg – uneg jika suatu saat nanti punya hajad akan mendatangkan apapun bentuknya hiburan yang di inginkan. Ini karena sudah menjadi tradisi warga desa Kami” kata Pujiono.
Memang hajatan bagi warga desa masih erat dengan hiburan tradisional . Selain untuk membudayakan tradisi juga menjaga budaya tersebut tidak punah dan kalah dengan budaya asing yang kerap mempengaruhi generasi saat ini. Semoga Budaya tetap lestari dan jaya selamanya” tutupnya. ( ag / red ).












